24.11.09

Mutant Chronicles & The Maling Kuburan










*) sedang malas berkomentar. nanti diedit lagiii

Totto-chan "Gadis Cilik di Jendela"

baru selesai baca buku ini dalam dua bulan :D sebenernya nggak tebel sih, lebih tebel harpot. cuman selama di Jakarta nggak sempet baca buku ini, maklum ibu rumah tangga. buku ini pinjam iparku.


Dimensi: 13,5 x 20 cm
Tebal: 271 halaman
Cover: Soft Cover

Ringkasan:
Ibu Guru menganggap Totto chan nakal, padahal gadis cilik itu hanya punya rasa ingin tahu yang besar. Itulah sebabnya ia gemar berdiri di depan jendela selama pelajaran berlangsung. Karena para guru sudah tak tahan lagi, akhirnya Totto chan dikeluarkan dari sekolah. Mama pun mendaftarkan Totto chan ke Tomoe Gakuen. Totto chan girang sekali, di sekolah itu para murid belajar di gerbong kereta yng dijadikan kelas. Ia bisa belajar sambil menikmati pemandangan di luar gerbong dan membayangkan sedang melakukan perjalanan. Mengasyikkan sekali kan? Di Tomoe Gakuen, para murid juga boleh mengubah urutan pelajaran sesuai keinginan mereka. Ada yang memulai hari dengan belajar fisika, ada yang mendahulukan menggambar, ada yang ingin belajar bahasa dulu, pokoknya sesuka mereka. Karena sekolah itu begitu unik, Totto chan tidak hanya belajar fisika, berhitung, musik, bahasa, dan lain-lain di sana. Ia juga mendapatkan banyak pelajaran berharga tentang persahabatan, rasa hormat dan menghargai orang lain, serta kebebasan menjadi diri sendiri.
(*diambil dari: http://book.store.co.id/Totto_Chan_Gadis_Cilik_di_Jendela_buku_9900.html)

20.11.09

In Memoriam Unyin'


Unyin' (kuning) & Ucil umur 1 bulan

Unyin' !! kenapa dia dipanggil unyin' karena dia berwarna kuning. dia baru berumur 4 bulan. lahir pada saat hari aku siraman (sebelum nikah) tanggal 18 Juli 2009 sekitar jam 10.00

ini hari keempat, Unyin'ku sakit. dia sama sekali nggak makan, padahal ikan udah didekatkan di hidungnya. Unyin' hanya diam saja.

aku masih inget hari pertama (171109) dia kutemukan lemes. pagi2 unyin' masih mendatangi kakiku, tapi dengan sempoyongan. trus aku tinggal bentar. tau2 unyin' udah tergeletak lemas di keset. aku suapin air pake sendok n ikan, masih mau nelen. akhirnya aku taruh di sebuah ember yang udah aku beri kain2 ( biar anget maksudnya). malem2nya unyin' kejang2. bapakku bilang wah ini udah nggak tertolong lagi. tapi aku ngga mau menyerahkan, mungkin masih ada keajaiban.

181109 aku ada acara di luar dari pagi, pulang maghrib. belum sempet kasih makan2 kucing. pulang2 langsung kasih susu beruang ke unyin'. lumayan abis banyak, sepertinya dia haus.

191109 pagi, unyin' jalan ke aku dan tidur di kakiku. as usual, waktu unyin' masih sehat. langsung aku suapin susu lagi. pagi2 biasalah para kucing ribut minta makan, dan unyin' pun ikut hilir mudik. walaupun kadang2 harus berhenti diam. lagi2 aku ada acara di luar dan harus pulang malam. sebelum aku tidur aku suapin susu lagi.

201109 pagi ini, unyin' datang ke aku lagi, dan tidur ke kakiku. lumayan lama c, trus aku suapin susu. tapi unyin' nggak mau buka mulut, hanya sedikit sekali yang masuk :'( n aku taruh unyin' di tempat matahari masuk ke rumah. udah agak lama aku beri susu lagi, dan tetap yang masuk sedikit. aku balikin unyin' ke ember. unyin' tidur lumayan lama, trus aku denger unyin' mengeong2, pikirku krn kucing2 lain lagi di sekitar situ (jam 2 siang). sekitar jam 4 sore aku liat unyin' masih tidur (menurutku), tapi aku perhatiin perutnya nggak naik turun, mungkin lemah menurutku. pas adekku lewati unyin' , adekku bilang klu unyin' mati. langsung aku tengok. mungkin iya, atau mungkin napasnya lemah jadi ngga keliatan. but I'm still waiting for miracle.

tapi pada saat ini aku yakin dan percaya unyin' udah pergi untuk selamanya.

*saat terakhir aku memberi susu, aku sempat berpikir mungkin kamu (unyin' ) memang harus pergi. karena aku nggak tega melihatmu seperti ini.

*mungkin nggak cuman manusia yang harus diikhlaskan kalau akan meninggal, tapi juga hewan kesayangan.

aku sayang kmu unyin',,